Cara Setting Mikrotik dengan ISP Speedy

Senin, 09 Agustus 2010

Skema Jaringan dan IP Address yang akan dibuat:

SPEEDY (Internet) –> Modem ADSL (IP modem=192.168.1.1) –> (IP ether1=192.168.1.2) Mikrotik Routeros (IP ether2=10.0.0.30) –> LAN (IP LAN=10.0.0.1 s/d 10.0.0.29)

IP Address LAN, kita gunakan network 10.0.0.0/27 (transfer data =27 bit untuk maks 30 IP Address/komputer).

Untuk Mikrotik RouterOS, kita perlu dua ethernet card. Satu (ether1 - 192.168.1.2/24) untuk sambungan ke Modem ADSL dan satu lagi (ether2 - 10.0.0.30/27) untuk sambungan ke LAN/switch.

Untuk Modem ADSL, IP kita set 192.168.1.1/24.

Pastikan Anda sebelum mengetikkan apapun, telah berada pada root menu dengan mengetikkan “/”

1. Set IP untuk masing² ethernet card:

ip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1
ip address add address=10.0.0.30/27 interface=ether2

Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:
ip address print

Kemudian lakukan testing dengan mencoba nge-ping ke gateway atau ke komputer yg ada pada LAN. Jika hasilnya sukses, maka konfigurasi IP Anda sudah benar
ping 192.168.1.1
ping 10.0.0.30

2. Menambahkan Routing

ip route add gateway=192.168.1.1 (IP Gateway adalag IP modem)

3. Setting DNS

ip dns set primary-dns=203.130.193.74 allow-remote-requests=yes
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes

Karena koneksi menggunakan
Speedy dari Telkom, maka DNS yg kita gunakan DNS Telkom. Silahkan sesuaikan dengan DNS Telkom masing tempat Anda berada.

Setelah itu coba Anda lakukan ping ke yahoo.com misalnya:
ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka settingan DNS sudah benar

4. Source NAT (Network Address Translation) / Masquerading.

Agar semua komputer yg ada di LAN bisa terhubung ke internet juga, maka Anda perlu menambahkan NAT (Masquerade) pada Mikrotik.
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1

Sekarang coba lakukan ping ke yahoo.com dari komputer yang ada di LAN
ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka setting masquerade sudah benar

5. DHCP (DynamicHost Configuration Protocol)

Supaya praktis, kita gunakan saja DHCP Server. Agar setiap ada klien yang ingin konek, dia ga perlu setting IP secara manual. Tinggal obtain aja dari DHCP Server, beres dah. Untungnya Mikrotik ini juga ada fitur DHCP Servernya. Jadi ya ga ada masalah… OK! Langkah2nya sbb:

Buat IP Address Pool
ip pool add name=dhcp-pool ranges=10.0.0.1-10.0.0.29

Menambahkan DHCP Network
ip dhcp-server network add address=10.0.0.0/27 gateway=10.0.0.30 dns-server=203.130.193.74,202.134.0.155

Menambahkan Server DHCP
ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=ether2 address-pool=dhcp-pool

Sekarang coba lakukan testing dari komputer klien, untuk me-request IP Address dari Server DHCP. Jika sukses, maka sekali lagi, settingannya sudah OK.

6. Bandwidth Control
Agar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka perlu dilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth control
Model yg saya gunakan adalah
queue trees. Untuk lebih jelas apa itu, silahkan merujuk ke situsnya Mikrotik. (http://mikrotik.co.id)
Kondisinya seperti ini:
Koneksi
Speedy sekarang ini katanya speednya sampai 1Mbps/128kbps (Download/Upload). Untuk itu setingan bandwidth management nya bisa kita set sbb berikut:


Tandai semua paket yg asalnya dari LAN

ip firewall mangle add src-address=10.0.0.0/27 action=mark-connection
ip firewall mangle add connection-mark=Clients-con action=mark-packet new-packet-mark=Clients chain=prerouting new-connection-mark=Clients-con chain=prerouting

Menambahkan rule yg akan membatasi kecepatan download dan upload
queue tree add name=Clients-Download parent=ether2 packet-mark=Clients limit-at=0 max-limit=0
queue tree add name=Clients-Upload parent=ether1 packet-mark=Clients limit-at=0 max-limit=0

Nilai download dan upload kita set “0″ (nol) dengan tujuan agar bandwidth yang kita dapatkan tidak terbatasi. Karena pada saat-saat tertentu speed speedy bisa mencapai 1,5Mbps. Jadi kalo kita set maks=1mbps maka speed yang kita dapatkan hanya mentok 1mbps saja. rugikan :-D

Sekarang coba lakukan test download dari beberapa klien, mestinya sekarang tiap2 klien akan berbagi bandwidthnya. Jika jumlah klien yg online tidak sampai 10, maka sisa bandwidth yang nganggur itu akan dibagikan kepada klien yg online.

7. Graphing
Mikrotik ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring traffic layaknya MRTG biasa. Jadi kita bisa melihat berapa banyak paket yg dilewatkan pada PC Mikrotik kita.
tool graphing set store-every=5min

Berikutnya yang akan kita monitor adalah paket² yg lewat semua interface yg ada di PC Mikrotik kita.tool graphing interface add-interface=all store-on-disk=yes

Sekarang coba arahkan browser anda ke IP Router Mikrotik (IP ether2 yang ke LAN)
http://10.0.0.30/graphs/
Nanti akan ada pilihan interface apa aja yg ada di router Anda. Coba klik salah satu, maka Anda akan bisa melihat grafik dari paket2 yg lewat pada interface tersebut.

Cara Setting Mikrotik dengan ISP Speedy

Skema Jaringan dan IP Address yang akan dibuat:

SPEEDY (Internet) –> Modem ADSL (IP modem=192.168.1.1) –> (IP ether1=192.168.1.2) Mikrotik Routeros (IP ether2=10.0.0.30) –> LAN (IP LAN=10.0.0.1 s/d 10.0.0.29)

IP Address LAN, kita gunakan network 10.0.0.0/27 (transfer data =27 bit untuk maks 30 IP Address/komputer).

Untuk Mikrotik RouterOS, kita perlu dua ethernet card. Satu (ether1 - 192.168.1.2/24) untuk sambungan ke Modem ADSL dan satu lagi (ether2 - 10.0.0.30/27) untuk sambungan ke LAN/switch.

Untuk Modem ADSL, IP kita set 192.168.1.1/24.

Pastikan Anda sebelum mengetikkan apapun, telah berada pada root menu dengan mengetikkan “/”

1. Set IP untuk masing² ethernet card:

ip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1
ip address add address=10.0.0.30/27 interface=ether2

Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:
ip address print

Kemudian lakukan testing dengan mencoba nge-ping ke gateway atau ke komputer yg ada pada LAN. Jika hasilnya sukses, maka konfigurasi IP Anda sudah benar
ping 192.168.1.1
ping 10.0.0.30

2. Menambahkan Routing

ip route add gateway=192.168.1.1 (IP Gateway adalag IP modem)

3. Setting DNS

ip dns set primary-dns=203.130.193.74 allow-remote-requests=yes
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes

Karena koneksi menggunakan
Speedy dari Telkom, maka DNS yg kita gunakan DNS Telkom. Silahkan sesuaikan dengan DNS Telkom masing tempat Anda berada.

Setelah itu coba Anda lakukan ping ke yahoo.com misalnya:
ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka settingan DNS sudah benar

4. Source NAT (Network Address Translation) / Masquerading.

Agar semua komputer yg ada di LAN bisa terhubung ke internet juga, maka Anda perlu menambahkan NAT (Masquerade) pada Mikrotik.
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1

Sekarang coba lakukan ping ke yahoo.com dari komputer yang ada di LAN
ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka setting masquerade sudah benar

5. DHCP (DynamicHost Configuration Protocol)

Supaya praktis, kita gunakan saja DHCP Server. Agar setiap ada klien yang ingin konek, dia ga perlu setting IP secara manual. Tinggal obtain aja dari DHCP Server, beres dah. Untungnya Mikrotik ini juga ada fitur DHCP Servernya. Jadi ya ga ada masalah… OK! Langkah2nya sbb:

Buat IP Address Pool
ip pool add name=dhcp-pool ranges=10.0.0.1-10.0.0.29

Menambahkan DHCP Network
ip dhcp-server network add address=10.0.0.0/27 gateway=10.0.0.30 dns-server=203.130.193.74,202.134.0.155

Menambahkan Server DHCP
ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=ether2 address-pool=dhcp-pool

Sekarang coba lakukan testing dari komputer klien, untuk me-request IP Address dari Server DHCP. Jika sukses, maka sekali lagi, settingannya sudah OK.

6. Bandwidth Control
Agar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka perlu dilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth control
Model yg saya gunakan adalah
queue trees. Untuk lebih jelas apa itu, silahkan merujuk ke situsnya Mikrotik. (http://mikrotik.co.id)
Kondisinya seperti ini:
Koneksi
Speedy sekarang ini katanya speednya sampai 1Mbps/128kbps (Download/Upload). Untuk itu setingan bandwidth management nya bisa kita set sbb berikut:


Tandai semua paket yg asalnya dari LAN

ip firewall mangle add src-address=10.0.0.0/27 action=mark-connection
ip firewall mangle add connection-mark=Clients-con action=mark-packet new-packet-mark=Clients chain=prerouting new-connection-mark=Clients-con chain=prerouting

Menambahkan rule yg akan membatasi kecepatan download dan upload
queue tree add name=Clients-Download parent=ether2 packet-mark=Clients limit-at=0 max-limit=0
queue tree add name=Clients-Upload parent=ether1 packet-mark=Clients limit-at=0 max-limit=0

Nilai download dan upload kita set “0″ (nol) dengan tujuan agar bandwidth yang kita dapatkan tidak terbatasi. Karena pada saat-saat tertentu speed speedy bisa mencapai 1,5Mbps. Jadi kalo kita set maks=1mbps maka speed yang kita dapatkan hanya mentok 1mbps saja. rugikan :-D

Sekarang coba lakukan test download dari beberapa klien, mestinya sekarang tiap2 klien akan berbagi bandwidthnya. Jika jumlah klien yg online tidak sampai 10, maka sisa bandwidth yang nganggur itu akan dibagikan kepada klien yg online.

7. Graphing
Mikrotik ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring traffic layaknya MRTG biasa. Jadi kita bisa melihat berapa banyak paket yg dilewatkan pada PC Mikrotik kita.
tool graphing set store-every=5min

Berikutnya yang akan kita monitor adalah paket² yg lewat semua interface yg ada di PC Mikrotik kita.tool graphing interface add-interface=all store-on-disk=yes

Sekarang coba arahkan browser anda ke IP Router Mikrotik (IP ether2 yang ke LAN)
http://10.0.0.30/graphs/
Nanti akan ada pilihan interface apa aja yg ada di router Anda. Coba klik salah satu, maka Anda akan bisa melihat grafik dari paket2 yg lewat pada interface tersebut.

setting mikrotik for speedy

Kamis, 05 Agustus 2010

Sebelumnya saya gambarkan dulu skema jaringannya:

LAN —> Mikrotik RouterOS —> Modem ADSL —> INTERNET

Untuk LAN, kita pake kelas C, dengan network 192.168.0.0/24. Untuk Mikrotik RouterOS, kita perlu dua ethernet card. Satu (ether1 - 192.168.1.2/24) untuk sambungan ke Modem ADSL dan satu lagi (ether2 - 192.168.0.1/24) untuk sambungan ke LAN. Untuk Modem ADSL, IP kita set 192.168.1.1/24.
Sebelum mengetikkan apapun, pastikan Anda telah berada pada root menu dengan mengetikkan “/”
Set IP untuk masing²ethernet card
ip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1
ip address add address=192.168.0.1/24 interface=ether2

Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:
ip address print

Kemudian lakukan testing dengan mencoba nge-ping ke gateway atau ke komputer yg ada pada LAN. Jika hasilnya sukses, maka konfigurasi IP Anda sudah benar

ping 192.168.1.1
ping 192.168.0.10

Menambahkan Routing

ip route add gateway=192.168.1.1

Setting DNS
ip dns set primary-dns=202.134.1.10 allow-remote-requests=yes
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes
Karena koneksi ini menggunakan Speedy dari Telkom, maka DNS yg aq pake ya punya Telkom. Silahkan sesuaikan dengan DNS provider Anda.

Setelah itu coba Anda lakukan ping ke yahoo.com misalnya:
ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka settingan DNS sudah benar
Source NAT (Network Address Translation) / Masquerading

Agar semua komputer yg ada di LAN bisa terhubung ke internet juga, maka Anda perlu menambahkan NAT (Masquerade) pada Mikrotik.

ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1

Sekarang coba lakukan ping ke yahoo.com dari komputer yang ada di LAN
ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka setting masquerade sudah benar
DHCP (DynamicHost Configuration Protocol)
Karena alasan supaya praktis, temenku pengin pake DHCP Server. Biar klo tiap ada klien yang konek, dia ga perlu setting IP secara manual. Tinggal obtain aja dari DHCP Server, beres dah. Untungnya Mikrotik ini juga ada fitur DHCP Servernya. Jadi ya ga ada masalah..

Membuat IP Address Pool
ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.0.2-192.168.0.254
Menambahkan DHCP Network
ip dhcp-server network add address=192.168.0.0/24 gateway=192.168.0.1 dns-server=202.134.1.10,202.134.0.155
Menambahkan Server DHCP
ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
Sekarang coba lakukan testing dari komputer klien, untuk me-request IP Address dari Server DHCP. Jika sukses, maka sekali lagi, settingannya udah bener
Bandwidth Control
Agar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka perlu dilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth control
Model yg saya gunakan adalah queue trees. Untuk lebih jelas apa itu, silahkan merujuk ke situsnya Mikrotik
Kondisinya seperti ini:
Koneksi Speedy kan katanya speednya sampe 384/64 Kbps (Download/Upload), nah kondisi itu sangat jarang tercapai. Jadi kita harus cari estimasi rata²nya. Maka saya ambil minimalnya untuk download bisa dapet sekitar 300 Kbps dan untuk upload aq alokasikan 50 Kbps. Sedangkan untuk yg maksimumnya, untuk download kira² 380 Kbps dan upload 60 Kbps.
Lalu, jumlah komputer klien yang ada saat ini adalah 10 buah. Jadi harus disiapkan bandwidth itu untuk dibagikan kepada 10 klien tersebut.
Perhitungan untuk masing² klien seperti ini:
Minimal Download: 300 / 10 * 1024 = 30720 bps
Maximal Download: 380 / 10 * 1024 = 38912 bps
Minimal Upload: 50 / 10 * 1024 = 5120 bps
Maximal Upload: 60 / 10 * 1024 = 6144 bps
Selanjutnya kita mulai konfigurasinya:
Tandai semua paket yg asalnya dari LAN
ip firewall mangle add src-address=192.168.0.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=Clients-con chain=prerouting
ip firewall mangle add connection-mark=Clients-con action=mark-packet new-packet-mark=Clients chain=prerouting
Menambahkan rule yg akan membatasi kecepatan download dan upload
queue tree add name=Clients-Download parent=ether2 packet-mark=Clients limit-at=30720 max-limit=38912
queue tree add name=Clients-Upload parent=ether1 packet-mark=Clients limit-at=5120 max-limit=6144
Sekarang coba lakukan test download dari beberapa klien, mestinya sekarang tiap2 klien akan berbagi bandwidthnya. Jika jumlah klien yg online tidak sampai 10, maka sisa bandwidth yang nganggur itu akan dibagikan kepada klien yg online.
Graphing
Mikrotik ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring traffic layaknya MRTG biasa. Jadi kita bisa melihat berapa banyak paket yg dilewatkan pada PC Mikrotik kita.
tool graphing set store-every=5min
Berikutnya yang akan kita monitor adalah paket² yg lewat semua interface yg ada di PC Mikrotik kita, klo di komputerku ada ether1 dan ether2.
tool graphing interface add-interface=all store-on-disk=yes
Sekarang coba arahkan browser anda ke IP Router Mikrotik. Klo aq di sini:
http://192.168.0.1/graphs/
Nanti akan ada pilihan interface apa aja yg ada di router Anda. Coba klik salah satu, maka Anda akan bisa melihat grafik dari paket2 yg lewat pada interface tersebut.

sumber : http://www.scribd.com/doc/6247157/Setting-Mikrotik-Untuk-Speedy

Setting Router Microtik + Speedy di Virtual PC

Selasa, 03 Agustus 2010

Langsung aja nech step by stepnya bikin Ramuan jitu raouter Mie Krotik di Virtual PC.

sebelumnya saya gambarkan dulu betuk jaringan yang saya terapkan…:

Internet —> Modem ADSL —-> HUB —-> KLine 1- 10

?

PC BIlling + Virtual PC (Mikrotik OS V2,9 crack :-) )

Ok langkah berikutnya :

1. siapin dulu master Microtik V.2.9 nya kalo lom punya bisa download di : Mikrotik Download asli

2. Install Virtual PC 2004 ato bisa juga pake versi yang terbaru saat ini : silahkan bisa di download di : Dowload Virtual PC

3. Setelah Install Virtual PC selanjutnya buatlah Virtual Mechine, Dengan cara pilih menuCreate Virtual Mechince –> Ikuti langkah-langkahnya. dalam tahap ini yang perlu diperhatikan adalah :

a. Pilih Jenis Sistem Operasi (Other ) karena Miekrotik dalam daftar sistem operasi tidak ada.

b. Alokasikan Dimana anda menyimpan Virtual Mechine

c. Alokasikan juga dimana anda meyimpan Virtual Hardisknya.. biasanya akan tersimpan di My Document/Virtual Mechine/NamaSIStem

d. Alokasikan Berapa Besar Virtual RAM (Memori yang digunakan Untuk Mikrotik) disini secukupnya saja karen pengguanan memori ini akan mempengaruhi kinerja Sistem Operasi yang ditumpanginya. untuk tahap ini alokasikan aja sebesar 128MB

e. Setalah Finis

f. Pada List Virtual Mechine yang ada dalam Virtual PC pilih, kemudian Pulih setting , atur pada Alokasi LAN , pastikan LAN card di options Terpilih 2 LAN Card.

g. Ok dan START Virtual Mechin yang baru kita buat.

4. Kaitkan CD pada virtual mechine tadi ke arah File ISO Mikrotik yang sudah kita download. dari menu CD/DVD Release

5. Restart lagi agar boot dari CD/DVD file ISO Mikoritk iso

6. Proses Instalasi seperti biasa. Instal semua komponen dengan memlih [A] kemudian pilih [I] tunggu hingga proses selesai.

7. LOgin ke mikrotik :

User : admin

passrword : {dikosongkan aja}

8. Setting Ip Addres dan Masquerading

IP Address
Bentuk perintah konfigurasi

[admin@mikrotik] > ip address add address={ 192.168.1.254/24 }
[admin@mikrotik] > ip address add address={ 192.168.2.254/24 }

[admin@mikrotik] > interface={ nama interface, ether1 atau ether2
bila ada 2 network card }

Gateway
Bentuk perintah konfigurasi :

[admin@mikrotik] > ip route add gateway={ ip gateway }

Name Server
Bentuk perintah konfigurasi :
[admin@mikrotik] > ip dns set primary-dns={ dns utama }
[admin@mikrotik] > seconday-dns={ dns ke dua }

NAT

[admin@mikrotik] > ip firewall nat add chain=srcnat
action=masquerade out-interface= { ether yang langsung terhubung
ke internet langsung atau public }

9. Uji testing dari clien untuk ping DNS Server Internet

jika replay maka berhasil


sumber : http://ab-intermedia.com/2009/06/08/setting-router-microtik-speedy-di-virtual-pc/

Install mikrotik di mesin Virtual VMware

Bagi yang akan coba-coba install mikrotik tapi ngga punya pc beneran buat uji coba, bisa menggunakan VMware sebagai ganti PC beneran. Berikut cara insatall nya.

1. Cari file iso mikrotik.

2. Langsung aja buka VMwarenya >> klik file new >> virtual mesin >> next pilih tupical >> sampe ketemu gambar seperti ini :

New

Kasih nama virtual mesin serta mau ditaruh dimana image mikrotik ini. Lihat gambar

Name

Pilih tipe koneksi ke komputer beneran kita. Pilih aja seperti gambar dibawah ini:

Network

Masukan besar kapasitas hardisk :

Disk size

Klik aja finish. Karena kita akan menggunakan mikrotik ini untuk router, maka kita membutuhkan lebih dari satu ethernet. Untuk menambah ethernet klik edit virtaul machin settings >> pilih ethernet >> klik add. Hasilnya seperti gambar ini:

add ethernet

Selanjutnya kita akan di berikan bagaimana kita menghubungkan konkesi virtual mikrotik kita dengan pc kita. Berikut gambar pilihanya:

Net Conn

Keterangan:

VMnet0(default Bridged) adalah untuk koneksi ke pc kita jika kita menggunakan switch/hub

VMnet1(Host-only) adalah untuk koneksi dengan menggunakan card VMnet1 yanga ada di pc kita.Lihat di Network properties pc kita.

Netwok pc

Selanjutnya atur cdrom vmware menunjuk ke file iso mikrotik.

cdrom

Klik aja ok. Selanjutnya jalankan vmwarenya dengan klik pada start this virtual machine. Selanjutnya proses instalasi akan berjalan.

Install

Tekan i untuk install. Setelah selesai, kemudian login menggunakan user admin dan passwordnya kosongin aja.

Mikrotik

September 12, 2009 - Posted by sigit | Mikrotik


sumber : http://sigitnote.wordpress.com/2009/09/12/install-mikrotik-di-mesin-virtual-vmware/

Konfigurasi Router ADSL TP-LINK TD-8800 Menggunakan Software Bawaan

Senin, 02 Agustus 2010

Pada TP-LINK TD-8800 proses konfigurasi dilakukan dengan menjalankan software bawaan konfigurasi modem yang ada di CD.

Pertama, kita harus login ke modem ADSL menggunakan software utility yang tersedia. Kita perlu memasukan username & password, yaitu, admin & admin ke Ip address default modem / router TP LINK TD880.

Tekan tombol “Login” jika anda sudah memasukan username & password default dari router.

Tampilan pertama adalah status modem yang memungkinkan kita melihat secara umum konfigurasi modem yang masih baru tersebut.

Kita perlu mengubah konfigurasi agar sesuai dengan konfigurasi ADSL yang digunakan di Telkom.

Tekan tombol “Quick Setup”. Pilih protocol ADSL yang yang akan digunakan. Kebetulan di jaringan ADSL Telkom mengunakan PPPoA. Tekan tombol “Next” setelah memilih PPPoA.

Selanjutnya kita menset VPI dan VCI yang digunakan di ATM ADSL. Set agar VPI 0 dan VCI 35 untuk jaringan Alcatel. Setting ini digunakan di jaringan ADSL Telkom yang lama di kal-sel, di jaringan ADSL yang baru anda harus menanyakan dulu ke teknisi Telkom setempat.

Pilih tipe enkapsulasi LLC/SNAP.

Tekan tombol “Next” untuk melanjutkan konfigurasi.

Selanjutnya konfigurasi untuk login ke ISP ADSL, kita harus memasukan username & password dan di konfirmasi ulang password yang kita masukan.

Selesai sudah proses konfigurasi untuk masuk ke jaringan ADSL. Tekan tombol “Submit” untuk memasukan konfigurasi yang kita buat ke modem ADSL.

Kebetulan pada menu konfigurasi TP-LINK terdapat fasilitas untuk mengaktifkan Server ADSL di modem TP-Link. Kita dapat menentukan range IP Address maupun DNS server yang akan diberikan ke client.

Pada bagian “Mode” kita dapat menset modulasi ADSL yang kita gunakan. Sebetulnya menggunakan multimode atau automatic cukup aman. Tapi bila di paksakan, sebetulnya memilih G.dmt cukup aman untuk infrastruktur ADSL Speedy, ini perlu coba-coba untuk meyakinkan bahwa ADSL tersebut jalan atau tidak.

Setelah semua konfigurasi di masukan, tekan menu “Show Status” untuk melihat kondisi sambungan ADSL. Tunggu beberapa saat dan tekan “Refresh” beberapa kali, kita perlu menunggu sampai modem ADSL berhasil mendeteksi Upstream speed dan Downstrem Speeed.

Setelah upstream & downstream speed berhasil di detect, tekan tombol “Connect” untuk menyambungkan diri ke Internet.

sumber : http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Menggunakan_Fasilitas_Wizard_Modem_ADSL



Konfigurasi wireless Access point Engenius / Senao

Kamis, 29 Juli 2010



Dalam Artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana cara mengkonfigurasi sebuah radio AP wireless agar semua client bisa terhubung ke Access point tersebut. Radio yang digunakan kali ini adalah Engenius tipe NOC 3220. sebagai catatan meskipun radionya beda merek tapi prinsip kerja dan konfigurasinya sama yaitu operational mode dan security yang digunakan.

Dalam kofigurasi sebuah access point hal-hal yang harus di perhatikan adalah radio ( access point) akan diset sebagai apa ? apakah sebagai access point, bridge, dan berbagai pilihan mode lainnya termasuk access point router. Kali ini yang dibahas adalah bagaimana radio access point itu difungsikan sebagai access point. langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. langkah pertama adalah dengan memberi ip address pada komputer yang akan kita pakai untuk mengkonfigurasi radio access point tersebut. Sebagai catatan ip yang diset di komputer harus satu network dengan ip radio access point.contoh : ip default dari radio access point adalah 192.168.1.1/24 maka di komputer kita, harus di set 192.168.1.10/24.

2. kemudian buka web browser anda ketik ip dari access point yang akan di konfigurasi yaitu 192.168.1.1 kemudian tekan enter maka akan muncul permintaan user dan password, lalu masukkan user dan password nya.sebagai catatan user dan password untuk radio NOC 3220 ini masih default user=admin password admin. catatan untuk setiap radio access point berbeda tergantung merk dan tipe access point.

3. Setelah kita masuk dalam web configuration radio tersebut, terdapat berbagai macam menu mulai dari management,TCP/IP Settings, dan Wireless (untuk setiap menu pada radio itu berbeda tergantung tipe dan merek lagi :D ) wah repot juga yah ....dan setiap menu tersebut terdapat submenu lagi tapi jangan pusing dulu, tidak semua menu akan kita konfigurasi hanya menu-menu tertentu saja yang akan kita edit.



4. langkah selanjut nya pilih menu management, di dalam menu tersebut terdapat submenu lagi yaitu menu status untuk mengecek apakah operational mode yang kita inginkan yakni mode access point sudah betul.
menu status bisa di lihat pada gambar dibawah ini.














5.apabila mode nya masih bridge, klik submenu dari management yaitu submenu Operational mode, kemudian pilih AP lalu klik apply change .tampilan menunya seperti gambar di bawah ini.













6. Berikutnya kita konfigurasi menu wireless. Dalam menu inilah kita bisa bisa menentukan SSID, Security,dan advanced configuration seperti speed , Mac filter, dan rule-rule yang ingin kita terapkan pada access point ini.

7. Di dalam menu submenu Basic settings kita tentukan SSID dan channel serta jenis band B,G, atau B/G yang akan kita gunakan.

8. Langkah selanjutnya adalah dengan mengkonfigurasi menu security, dalam menu ini kita bisa mengkonfigurasi security untuk access point apakah menggunakan WEP Key atau WPA, kali ini kita pilih WEP key sebagai security nya. Seperti gambar dibawah ini di bagian encryption kita pilih WEP.


9. pada bagian encryption klik set WEP key untuk memasukkan key yang akan kita gunakan seperti gambar dibawah ini.


10. Setelah key 1 sampai key 4 terisi klik Apply changes dan Access Point siap dipasang...untuk mode yang lain akan dijelaskan dalam artikel selanjutnya.selamat mencoba....

sumber : http://adi-neo.blogspot.com/2009/05/konfigurasi-access-point-dengan.html