• Teknologi serat optik menawarkan kecepatan data yang lebih besar sepanjang
jarak yang lebih jauh dengan harga yang lebih rendah daripada sistem
konvensional menggunakan kawat logam (tembaga)
• Struktur dasar dari sebuah serat optik yang terdiri dari 3 bagian : core (inti),
cladding (kulit), dan coating (mantel) atau buffer (pelindung). Indeks bias kulit,
n2 besarnya sedikit lebih rendah dari indek bias inti, n1.
• Untuk menjelaskan bagaimana cahaya merambat sepanjang serat optik digunakan
dua pendekatan/teori, yaitu pendekatan cahaya sebagai sinar (optik geometrik)
dan cahaya sebagai gelombang elektro-magnetik (optik fisis) / teori mode.
• Pendekatan cahaya sebagai sinar memberikan gambaran yang jelas bagaimana
cahaya merambat sepanjang serat optik, namun kurang dalam memberikan
penjelasan mengenai sifat lain lain dari cahaya seperti interferensi, dan sifat serat
optik seperti absorpsi, atenuasi dan dispersi, oleh karena itu diperlukan
pendekatan cahaya sebagai gelombang/ teori mode. Berdasarkan jumlah mode
yang merambat maka serat optik terbagi menjadi dua tipe : single-mode dan
multi-mode.
• Sistem serat optik memberikan dibandingkan dengan sistem konvensional
menggunakan kabel logam (tembaga) memiliki keuntungan dalam hal less
expensive, thinner, higher carrying capacity, large-bandwidth, less signal
degradation , ligtht signals, low power, non-flammable, flexibile.
• Sistem komunikasi optik secara umum terdiri dari Transmitter (Message origin,
Modulator, Carrier Source dan Channel Coupler), Information Channel (Serat
Optik) dan Receiver (Detector, Amplifier, Signal Processor dan Message
Output).
Sumber : http://www.howstuffworks.com , http://www.tpub.com




1 komentar:
i like it ..
Posting Komentar